Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

There was an error in this gadget

2008/11/19

Wisata Jambi

WISATA Provinsi Jambi

Pilih Provinsi
Demografi | Ekonomi | Wisata | KBI

Provinsi Jambi secara geografis terletak antara 0,45° Lintang Utara, 2,45° Lintang Selatan dan antara 101,10°-104,55° Bujur Timur. Di sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Riau, sebelah timur dengan Selat Berhala, sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan sebelah barat dengan Provinsi Sumatera Barat. Kondisi geografis yang cukup strategis diantara kota-kota lain di provinsi sekitarnya membuat peran provinsi ini cukup penting terlebih lagi dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah. Kebutuhan industri dan masyarakat di kota-kota sekelilingnya didukung suplai bahan baku dan bahan kebutuhan dari provinsi ini.

Luas Provinsi Jambi 53.435 km2 dengan jumlah penduduk Provinsi Jambi pada tahun 2006 berjumlah 2.683.289 jiwa (Data SUPAS Proyeksi dari BPS Provinsi Jambi. Jumlah Penduduk Provinsi Jambi pada tahun 2005 sebesar 2.657.536, data SUSENAS) atau dengan tingkat kepadatan 50,22 jiwa/km2. Tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 0,96% dengan PDRB per kapita Rp9.523.752,00 (Angka sementara dari BPS Provinsi jambi. Untuk tahun 2005, PDRB per kapita sebesar Rp8.462.353). Sedangkan sebanyak 46,88% dari jumlah tenaga kerja Provinsi Jambi bekerja pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan; 21,58% pada sektor perdagangan, dan 12,58% pada sektor jasa. Dengan kondisi ketenagakerjaan yang sebagian besar masyarakat di provinsi ini sangat tergantung pada hasil pertanian,perkebunan sehingga menjadikan upaya pemerintah daerah maupun pusat untuk mensejahterakan masyarakat adalah melalui pengembangan sektor pertanian

Masyarakat Jambi merupakan masyarakat heterogen yang terdiri dari masyarakat asli Jambi, sebagian merupakan pendatang yang berasal dari Minangkabau, Batak, Jawa, Sunda, Cina dan India. Sebagian besar masyarakat Jambi memeluk agama Islam sebesar 90%, sedangkan sisanya merupakan pemeluk agama Kristen, Hindu dan Budha.

Tingkat kesejahteraan penduduk yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 71,2 (data BPS tahun 2005). Sedangkan angka pengangguran Provinsi Jambi sebesar 92.772 atau setara dengan 7,8% penduduk Provinsi Jambi (data SAKERNAS bulan Februari).


Wisata Jambi

air.jpg

Kabupaten Kerinci
Wisata Alam hingga Dunia Gaib

GEMURUH Air Terjun Telun Berasap sudah terdengar dari tempat parkir kendaraan. Saat kaki melangkah menuruni jalan setapak yang telah disemen, suara gemuruh air terjun pun makin keras.

Telun Berasap adalah air terjun alam yang tercurah dari sungai dengan ketinggian lebih dari 50 meter. Air terjun ini terletak di Desa Telun Berasap, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Lokasi ini berada sekitar 500 kilometer barat Kota Jambi atau 200 kilometer tenggara Padang, Sumatera Barat.

Danau Kerinci dan Candi Muaro Jambi (Newslinkweb)

Provinsi Jambi terus berbenah diri memperbaiki infrastruktur sektor pariwisata menghadapi tahun kunjungan wisata Jambi, “Visit Jambi Year (VIY) 2009. Jambi juga telah mengagendakan berbagai kegiatan dalam taraf nasional dan internasional untuk menyambut perhelatan itu.

“Dalam dua tahun terakhir, Jambi terus berbenah diri,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jambi, Dra Muallimah Radhiana.

Agenda yang disiapkan 2009 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik dalam dan luar negeri antara lain Festival Danau Kerinci, Gelar Seni Budaya Indonesia, dan Festival Candi Muarojambi yang digelar setiap Hari Raya Waisak.

Pesona Danau Gunung Tujuh Kerinci Provinsi Jambi





Kondisi alamnya yang masih perawan dan asri, menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai obyek wisata paling mempesona di kabupaten kerinci dan sekitarnya. sementara letaknya berada pada ketinggian 1.996 meter diatas permukaan laut (dpl) dan kedalaman air mencapai 120 meter, menjadikan ini sebagai danau tertinggi di kawasan Asia tenggara.

Untuk menuju kawasan ini, hanya terdapat tiga jalur darat, yaitu 2 jalan melalui wilayah provinsi Sumatera Barat yaitu lewat daerah Tapan, Pesisir Selatan dan Muarahlabyh di solok. Dua jalan ini memotong hutan TNKS, yang memilki kondisi sangat jalan mulus, lancar dan aman.

Banyak wisatawan manca negara memilih masuk melalui Muaralabuh dan keluar melalui jalanTapan atau sebaliknya,karena relatif lebih dekat atau sekitar 5 sampai 7 jam dari kota Padang. Sedangkan satu jalan lagi melalui wilayah provinsi Jambi yaitu melalui kota Bangko yang terdapat di jalan lintas tengah Sumatera. Masuk melalui jalan ini sebenarnya tidak kalah menarik.


GUNUNG MASURAI

on 05 July 2008









Gunung Masurai terdapat di Kecamatan Jangkat, memiliki daya tarik pariwisata dengn panorama dan keindahan alam disekelilingnya. Disamping itu, dengan udara yang sejuk sangat mendukung bagi para wisatawan untuk dapat menikmati suasana alam yang indah.

Bagi wisatawan yang menyukai tantangan alam, obyek wisata Gunung Masurai menawarkan keindahan alam sekaligus tempat olahraga mendaki gunung. Kaki gunung Masurai terletak di Dusung Sungai Lalang perbatasan KEcamatan Muara Siau dengan Jangkat. Dapat ditempuh selam 4 jam dari Kota Bangko menggunakan kendaraan roda empat.

Gunung ini mempunyai ketinggian 2.9333 meter dpl. Pada puncak gunung terdapat dua danau kecil yaitu Danau Kumbang dan Danau Mabok, yang mengundang kekaguman dan kepuasan tersendiri bagi pendaki.


X

Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) adalah Kawasan pelestarian alam yang kaya akan
keanekaragaman hayati dan fenomena alam yang khas. Di dalam kawasan ini mempunyai ciri
keindahan alam yang dapat dikembangakan sebagai tempat wisata, penelitian dan
ilmu pengetahuan lainnya.
TNSK merupakan Asset Nasional dan bahkan International yang memiliki nilai sangat strategis untuk kelangsungan pelestarian keaneka ragaman hayati. TNKS mempunyai luas 1.484.650 ha dan mempunyai 4000 macam flora,
37 jenis mamalia,139 jenis burung, 10 jenis reptil, 6 jenis amphibi, 6 jenis primata. Disamping itu juga
terdapat hewan aneh yang disebut oleh penduduk
Orang Pendek


Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

Kawasan Taman nasional Kerinci Seblat mempunyai luas areal 1.484.650 Ha, terbentang di 4 wilayah propinsi yaitu : Sumatra Barat, Sumatra Selatan, bengkulu dan Jambi. 40% dari kawasan TNKS berada di wilayah Propinsi jambi, Kabupaten kerinci dan Kabupaten Sarko. Sedangakan pusat kawasan TNKS terletak di Kabupaten Kerinci.

Daerah Tk. II Kerinci dengan ibukotanya Sungai penuh terletak pada bagian barat Propinsi Jambi dengan Jarak + 491 km dari kota Jambi dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat. Daerah ini merupakan dataran tinggi yang terletak padav ketinggian 600-3.500 meter DPL. pada kawasan ini terdapat gunung yang tertinggi di Pulau Sumatra yang bernama Gunung Kerinci serta danau Gunung Tujuh yang merupakan Danau Air tawar tertinggi di Asia tenggara. Jenis flora yang ada dikawasan tersebut + 4.000 macam dan didominasi oleh famili Dipterocar, Leguminase, Lauracere dan Ericarare.

Jenis fauna yang terdapat dikawasan TNKS terdiir dari 30 jenis mamlia, 139 jenis burung, 10 jenis reftil,6 jenis amphibi dan 6 jenis primata. Sedangkan satwa langka yang terdapat dikawasan tersebut adalah Badak, Gajah, Tapir, Harimau Sumatra, macan Akar, Siamang, Ungko dan simpai.

Menurut penduduk, dalam kawasan TNKS terdapat mahluk hidip yang sampai sekarang masih menjadi misteri, apkah tergolong hewan atau manusia. Karena menurut penduduk setempat mahluk tersebut diberi nama Orang Pendek. Dan Sigung sebagai penguasa Hutan mempunyai ciri pemalu, berjalan dengan tumit menghadap kedepan tidak berekor dan berbadan kekar.

TNKS sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli yang dikelola dengan sistem zonasi dan dimanpaatkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan ,pendidikan, menunjang kebudayaan, rekreasi dan pariwisata. Sedangkan fungsinya adalah sebagai perbandingan sistem penyangga kehidupan, pengawasan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya, serta pemanpaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Pada saat ini kantor TNKS di sungai penuh hanya dapat dicapai melalui jalan darat dari Padang, Jambi Bengkulu dan palembang. Dari kota-kota tersebut Sungai penuh dapat dicapai lewat jalan utama sebagai berikut :

  • Dari Padanag terdapat dua jalan alternatif yaitu menyusuri pantai barat sampai kedaerah Bukit Tapan, kemudian menuju ketimir melalui jalan umum didalam kawasan menuju Sungai Penuh, dari arah barat yang dapat ditempuh selama 7 - 8 jam. Alternatif kedua jalan Alahan Panjang - Muara Labuh Memintas kawasan pada daerah letter W diselatan Lubuk Gadang dan memasuki lembah Kerinci dari utara yang dapat ditempuh selama 6 - 7 jam.
  • Dari jambi hanya ada satu jalan alternatif yaitu melalui Muara Bulian, Sarolangun bangko dan menyusuri jalan di lereng-lereng bukit sampai Muara Empat dan memasuk9I lembah Kerinci dari arah Timur. Jalur ini dapat ditempuh selama 8 - 9 jam.
  • Dari bengkulu terdapat dua jalan alternatif yaitu melalui jalan Pantai Barat menuju Muko-muko dan Bukit tapan, kemudian memasuki lembah Kerinci dari arah barat yang dapat ditempuh selama 9 - 10 jam. Jalan lainnya adalah kearah timur melalui Lubuk Linggau dan jaln lintas Sumatra bangko, kemudian memasuki lembah Kerinci lewat Muara Imat. Jalan alternatyif ini dapat ditempuh selama 11 - 12 jam
  • Dari Palembang terdapat dua jalan alternatif. Alternatif pertama adalah melalui Lubuk Linggau kemudian Sarolangun Bangko yang dapat ditempuh selama 12 - 13 jam. Alternatif kedua adalah melalui jalan Palembang - Jambi kemudian lansung ke Muara Bulian melalui Tempino selanjutnya menuju Sarolangun Bangko yang dapat ditempuh selama 11 - 12 jam.

    Dibeberapa lokais, perbatasan kawasan dapat dicapai melalui jalan dengan kondisi beragam bahkan seringkali melintasi sungai yang hanya dapat dilalui dengan kendaraan bergardan ganda atau sepeda motor. Beberapa jalan tersebut adalah:

  • Curup -Muara Aman-Kelenong, dapat ditempuh selama 3 jam.
  • Di Lubuk Linggau melalui beberapa jalan kecil menuju kawasan dapat ditempuh selama 10 - 15 menit.
  • Sarolangun - Pulau Kidak dengan kendaraan selama 1 jam dan selanjutnya dengan perahu Ke Napal Licin yang dapat ditempuh selama 2 - 3 jam.
  • Jalan Bangko-Dusun Tuo-Muara Manderas-Sungai Lalang dapat ditempuh dengan kendaraan umum selama 3 jam.

  • Tanah Tumbuh-Talao lewat perkebunan kelapa Sawit TNKS dapat ditempuh selama sekitar 2 jam.

    Gunung Raya

    Gunung Raya terletak di sebelah timur dari rangkaian tengah barisan pegunungan dan posisinya agak miring dengan ketinggian kurang lebih 50 meter diatas permukaan laut. Gunung ini tidak aktif lagi namun cukup terkenal sebagai objek ekspedisi oleh kelompok Pecinta Alam dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari sekolah lanjutan maupun dari Universitas terutama di Sumatera. Kawasan bermedan berat dan hutan yang masih murni dengan aneka ragam flora dan fauna .

    Daerah ini berdekatan dengan pendakian dari Desa Baru Lempur, berjarak kurang lebih 30 km dari Kota Sungai Penuh.


    Pemandian air Panas Semurup

    Lokasi Pemandian Air Panas Semurup termasuk dalam kecamatan Air Hangat, jaraknya lebih kurang 11 km dari kota sungai Penuh dan dapat dicapai dengan kendaraan umum. Sumber air panas ini merupakan air panas alami yang dihasilkan dari kegiatan vulkanis denganluas permukaan air 15 M2. Permukaan air berbentuk danau dengan kedalaman 4-m meter dan selalu mengeluarkan asap berbau belerang. Para pedagang dan pengunjung sering merebus telur dan pisang di pinggiran air panas ini. Air panas ini brada pada ketinggian 800 meter diatas permukaan laut dan sekitar lokasi terdapat areal persawahan yang luas.

    Kegitan yang sering dilakukan pengunjung antara lain mandi upa air panas , merebus telur dan pisang, serta berenang dikolam renang . Menurut informasi masyaraka air panas ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit dan reumatik.


    Rawa Ladeh Panjang

    Rawa ladeh Panjang adalah merupakan rawa gambut dataran tinggi yang memiliki habitat khas dan menarik dengan luas lebih kurang 150 Ha terletak dikaki Gunung Kerinci pada ketinggian 1.950 meter diatas permukaan laut, terkenal dan sering dikunjungi terutama oleh wisatawan asing. Tempat ini sering dijadikan sebagai tempat pengintaian satwa, karena rawa ini sering dijadikan sebagai tempat minum oleh satwa terutama Rusa, harimau, dan Kambing Hutan. Untuk mencapai tempat ini diperlukan waktu 8 jam dengan berjalan kaki dari desa terdekat yaitu Kebun Baru, dengan jarak tempuh 45 km dari kota Sungai Penuh.


    » Kerinci Seblat National Park

    In this national parks, live up to 129 species of birds, 36 mammalians with 24 protected, 10 species of reptiles. 6 species of amphibians, and 8 species of primates. There are also 4000 floras dominated by family of Dipterocarpaceae. Some of these are highly endangered, especially the animals like Sumatera Rhinoceros ( Dicerorhinus sumatraensis ), Wild Mountain Goat ( Capricornis sumatraensis ), Sumatran Tiger ( Panthera tigris sumatraensis ), Sumatran Elephant ( Elephanus maximus sumatranus ), Dead Flower ( Amorphophallus titanum ) and Rafflesia Flower ( Rafflesia arnoldi ).


    Merangin River ,
    the main river which cross the park area


    Mount Kerinci

    Amoprhopallus titanuum ,
    ( TNKS photo courtesy )

    Sumatran Tiger- panthera tigris sumatraensis,
    ( FFI camera trap - photo courtesy )


    Ecologically, Kerinci Seblat National Park is a conservation area with prime complete ecosystem, starting from low rainforest area, up to sub-alpine area. Some areas may represent high wetland like peat lake, freshwater swamp and volcanogenic lake.

    You can view the 3D block model of the Kerinci - Gunung 7 Volcanic Complex, click here

    Helmeted hornbill - bucheros vigil
    ( FFI photo courtesy )

    Golden cat - catopuma temminckii,
    ( FFI camera trap - photo courtesy )


    Sumatran Rhinoceros - dicherorhinus sumatraensis,
    ( FFI camera trap - photo courtesy )

    Black bear - helarctos malayanus
    ( FFI - photo courtesy )


    Tapirus Indicus ,
    ( FFI camera trap - photo courtesy )

    Salvadori's pheasants - lophura inornata
    ( FFI camera trap - photo courtesy )


    Clouded leopard - neophelis nebulosa
    ( FFI camera trap - photo courtesy )

    Marled cat- pardofelis marmorata
    ( FFI camera trap - photo courtesy )


    Danau Gunung Tujuh danau tertinggi di Asia Tenggara

    — 1 March, 2008Tempat Wisata0 Replies

    Danau Gunung Tujuh danau tertinggi di Asia Tenggara
    Kondisi alamnya yang masih perawan dan asri, menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai objek wisata paling favorit di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Sementara, letaknya yang berada pada ketinggian 1.996 meter dpl, menjadikan danau ini sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara.

    Danau Gunung Tujuh, Tertinggi di Asia Tenggara PDF Cetak E-mail



    Halaman 2
    Kondisi alamnya yang masih perawan dan asri, menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai objek wisata paling favorit di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Sementara, letaknya yang berada pada ketinggian 1.996 meter dpl, menjadikan danau ini sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara. Meski keringat bercucuran, serombongan pelajar dari sebuah sekolah di Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, terlihat ceria. Dengan penuh semangat, mereka terus melangkahkan kaki melanjutkan pendakian. Sesekali rombongan yang dipimpin oleh salah seorang guru mereka itu beristirahat sejenak untuk memulihkan stamina.

    Begitulah suasana di kawasan Gunung Kerinci pada musim liburan sekolah beberapa waktu lalu. Banyak rombongan pelajar yang memilih mengisi liburan dengan melakukan pendakian ke puncak Gunung Kerinci yang merupakan gunung berapi aktif tertinggi di Indonesia.

    Bagi para pendaki, melakukan pendakian ke Gunung Kerinci dengan puncaknya di ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (dpl) mcmang melelahkan, tapi sekaligus juga menjadi tantangan. Meski terlihat begitu dekat dari salah satu punggung Gunung Tujuh, jalan menuju puncak Gunung Kerinci lumayan berliku. Kemiringan jalur pendakian berupa jalan setapak yang menanjak yang mencapai 50-60 derajat sangat menguras stamina.

    Namun, rasa lelah itu seakan lenyap ketika tiba di lokasi tujuan wisata yang ada di kawasan Gunung Tujuh, yakni sebuah danau yang disebut Danau Gunung Tujuh. Selain alamnya yang asri, panorama di danau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) ini demikian indah.

    Selain melakukan pendakian, tidak sedikit pengunjung yang datang hanya untuk menikmati suasana alami di kaki gunung. Setiap akhir pekan, banyak pendaki amatiran (baca: wisatawan, red) yang naik ke Danau Gunung Tujuh. Mereka tidak hanya berasal dari Kerinci, melainkan juga wisatawan yang datang dari luar daerah. Tidak heran jika setiap hari Sabtu-Minggu, banyak tenda-tenda kemah yang berdiri di sekitar pos jaga. Obyek wisata ini bcrjarak lebih kurang 51 km dari Sungai Penuh, ibukota Kabupaten Kerinci.


    Tertinggi di Asteng
    Secara ilmiah, Danau Gunung Tujuh merupakan danau vulkanik yang terbentuk akibat kegiatan gunung berapi di masa lampau. Memiliki ukuran panjang sekitar 4,5 km dan lebar 3 km, danau yang berada di ketinggian 1.996 meter dpl ini merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara.

    Bagi pencinta wisata alam sekaligus petualangan, Danau Gunung Tujuh merupakan objek wisata favorit di Jambi dan sekitarnya. Selain panorama alamnya yang indah, danau ini dikelilingi oleh enam gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo dengan ketinggian 2.525 meter dpl, Gunung Hulu Sangir (2.330 meter dpl), Gunung Mandura Besi (2.418 meter dpl), Gunung Selasih (2.230 meter dpl), Gunung Jar Panggang (2.469 meter dpl), dan Gunung Tujuh (2.732 meter dpl) yang puncaknya paling tinggi.

    Bukan cuma itu, sebagai kawasan yang menjadi salah satu sentra keanekaragaman hayati, Danau Gunung Tujuh juga sering dikunjungi para pencinta dan peneliti flora dan fauna. Di kawasan ini hidup berbagai jenis satwa khas TNKS seperti harimau
    sumatera (Panthers tigru surnatrensis), siamang, beruang madu, babi hutan, tapir, bcrmacam burung, dan berbagai jenis kupu-kupu. Tumbuhan yang hidup di kawasan ini pun beragam dengan primadona berbagai jenis anggrek alam dan bunga kantong semar.

    Panorama alam menawan lain yang dapat dinikmati di kawasan ini adalah Air Terjun Gunung Tujuh. Air terjun dengan ketinggian puluhan meter itu bersumber dari Danau Gunung Tujuh. Pengunjung yang ingin mencapai air terjun ini bisa melalui jalur setapak tidak jauh dari bekas wisma peristirahatan di dekat pos jaga di kaki gunung.

    Ada beberapa alternatif jalur pendakian ke Danau Gunung Tujuh. Salah satunya dan paling banyak ditempuh adalah melalui gerbang Pos TNKS di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Di desa berketinggian 1.600 meter dpl itu udara terasa dingin, terlebih lagi karena angin selalu bertiup kencang. Sehingga pengunjung disarankan untuk membawa jaket atau baju tebal.

    Sebagaimana daerah pegunungan pada umumnya, pada malam hari, suhu udara di sekitar pos pendakian ini terasa sangat dingin. Tanpa mengenakan jaket tebal, kaus kaki, dan selimut tebal, jangan harap bisa tidur nyenyak karena dinginnya udara. Angin dingin yang bertiup terasa menusuk tulang.

    Bagi pengunjung yang hendak mendaki ke Danau Gunung Tujuh lebih pagi, bisa memanfaatkan rumah penduduk di sekitar pos. Rumah tinggal yang sekaligus menjadi homestay tersebut bisa dipesan sebelum hari kedatangan, atau pada hari kedatangan itu juga jika kebetulan tidak ada pengunjung yang menginap. Selain di sekitar pos, pengunjung pula bisa menginap di beberapa homestay di Desa Kersik Tuo yang terletak beberapa kilometer dari Pelompek.

    Dengan segala keindahan alam yang disimpannya, kawasan Danau Gunung Tujuh terlihat masih utuh dan lestari, karena belum terusik tangan-tangan jahil. Kondisi ini tak lepas dari pesan pihak Balai TNKS yang senantiasa mengingatkan pengunjung agar tidak mengambil, menangkap, atau membawa keanekaragaman hayati yang dimiliki kawasan ini.

    Sumber: Majalah Travel Club

    Peta Lokasi :
    Map data ©2008 AND, Europa Technologies - Terms of Use
    Map
    Satellite
    Hybrid

    Add as favourites (29) | Quote this article on your site | Views: 1357 | Cetak | E-mail





    Selengkapnya...